Dari Kamang Baru untuk Sumbar: Doa, Air Mata, dan Kepedulian Pemuda Mengalir untuk Korban Bencana.
Redaksi31.com – Kamang Baru — Di tengah duka yang menyelimuti Sumatera Barat akibat bencana alam yang melanda sejumlah wilayah, lantunan doa dan kepedulian mengalir dari Masjid Agung Al Madani, Sungai Tambang, Kecamatan Kamang Baru, Kabupaten Sijunjung (21/12/2025). Gerakan Pemuda Peduli Sumbar menggelar tabligh akbar, salat gaib, dan doa bersama, sebagai ikhtiar spiritual dan kemanusiaan untuk para korban bencana.

Ratusan jamaah memadati masjid dengan satu niat yang sama: mendoakan saudara-saudara mereka yang tengah berjuang di tengah puing dan kehilangan. Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai unsur pemerintahan, tokoh agama, serta organisasi kemasyarakatan. Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Camat Kamang Baru, Kepala Puskesmas Kamang Baru, Ketua MUI Kamang Baru, perwakilan KUA Kamang Baru, Sekretaris Nagari Kunpar, Ketua Pimpinan Anak Cabang Muhammadiyah Kamang Baru, Ketua Pemuda Pancasila Kamang Baru, Gerakan Subuh Berjamaah Kamang Baru, seluruh kepala puskesmas se-Kamang Baru, Ketua BKMT Kamang Baru, Direktur Klinik Anisa Telabang Sakti, serta seluruh pengurus masjid di wilayah Kamang Baru.
Ceramah disampaikan oleh Ustadz Hidayatullah, Lc., M.A., yang mengajak jamaah untuk tidak berpaling dari penderitaan sesama. Ia menegaskan bahwa bencana bukan hanya ujian bagi korban, tetapi juga panggilan nurani bagi mereka yang masih diberi keselamatan untuk saling menguatkan. Doa-doa dipanjatkan sebagai pengantar bagi kaum muslimin yang wafat dan sebagai harapan agar para korban diberi ketabahan serta kekuatan.
Sebelum rangkaian ibadah dimulai, perwakilan pemuda, Mustofa, S.Si, menyampaikan sambutan yang menggugah hati. Dengan suara penuh empati, ia menegaskan bahwa gerakan ini lahir dari rasa sepenanggungan.
“Ini bukan sekadar kegiatan seremonial. Ini adalah wujud simpati kami kepada saudara-saudara yang hari ini kehilangan rumah, keluarga, bahkan harapan. Mari kita tetap kompak, saling menguatkan, dan terus menggalang donasi agar mereka tahu bahwa mereka tidak sendiri,” ujarnya.
Dukungan juga datang dari Camat Kamang Baru, Asrizal, S.H., yang menyampaikan rasa haru dan apresiasi atas kepedulian pemuda. Ia berharap musibah ini menjadi pengingat untuk saling menjaga dan mempererat kebersamaan.
“Semoga Kamang Baru selalu dalam lindungan Allah SWT. Dari musibah ini, mari kita ambil hikmah dan memperkuat solidaritas. Pemerintah kecamatan akan terus mendukung setiap kegiatan yang dilakukan pemuda,” tuturnya.
Keikhlasan jamaah terwujud nyata melalui donasi yang terkumpul. Dalam waktu kurang dari satu jam, dana sebesar Rp20.586.000 berhasil dihimpun. Tak hanya itu, tim relawan dari Nagari Sungai Lansek turut menyampaikan komitmen untuk menyalurkan tambahan donasi sebesar Rp14.000.000.
Siang itu, Kamang Baru bukan hanya menjadi saksi lantunan doa, tetapi juga bukti bahwa di tengah bencana dan kehilangan, kepedulian, persaudaraan, dan harapan masih tumbuh kuat di hati masyarakat Sumatera Barat

