RSUD CAM Gandeng PMI Kota Bekasi Gelar Aksi Kemanusiaan Dalam Menyambut Hari Kemerdekaan,
KOTA BEKASI – Dalam rangka menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid (RSUD CAM) Kota Bekasi bekerja sama dengan Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Kota Bekasi menggelar aksi kemanusiaan donor darah, Jumat (15/8/2025).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Gedung A RSUD CAM ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-80 RI di lingkungan RSUD CAM, setelah sebelumnya diadakan peresmian Poliklinik Aesthetic serta berbagai perlombaan.
Dari 89 calon pendonor yang mendaftar, terkumpul sebanyak 38 kantong darah. Sementara itu, 51 calon pendonor lainnya tidak dapat menyumbangkan darah karena sejumlah kendala, seperti kadar hemoglobin yang terlalu tinggi atau rendah, tekanan darah tidak normal, kondisi kesehatan yang belum memungkinkan, serta faktor lainnya.
Ketua Pelaksana Kegiatan, Iwan Kartiwan, menjelaskan bahwa dari 38 kantong darah tersebut, 4 kantong berasal dari golongan darah A, 8 kantong golongan darah B, 22 kantong golongan darah O, dan 4 kantong golongan darah AB.
“RSUD CAM rutin menggelar donor darah empat kali dalam setahun, yaitu pada bulan Februari, Mei, Agustus, dan November. Kegiatan ini terbuka untuk umum, tidak hanya bagi pegawai RSUD CAM, dan informasi selalu kami sebarkan melalui media sosial hingga videotron rumah sakit,” ujar Iwan.
Sementara itu, Direktur RSUD CAM, Dr. dr. Kusnanto Saidi, MARS, yang turut serta mendonorkan darahnya, mengajak masyarakat untuk merayakan kemerdekaan dengan aksi kemanusiaan.
“Perayaan HUT RI tidak hanya dengan suka cita, tetapi juga dengan kepedulian. Satu tetes darah, nyawa bagi sesama,” ungkap Kusnanto.
Ia menambahkan, kegiatan ini juga bertujuan untuk mendukung ketersediaan stok darah yang aman di Kota Bekasi melalui UTD PMI. Selain itu, donor darah juga memberi manfaat kesehatan, seperti mendeteksi dini penyakit serius, menurunkan risiko penyakit jantung, memperbaiki sirkulasi darah, hingga membantu menjaga berat badan.
Adapun syarat umum menjadi pendonor darah antara lain: berusia 17–60 tahun, memiliki berat badan minimal 45 kg, suhu tubuh normal (36,6–37,5 °C), tekanan darah 110–160/70–100 mmHg, denyut nadi 50–100 kali/menit, serta kadar hemoglobin minimal 12 gram untuk perempuan dan 12,5 gram untuk laki-laki.
Tahapan donor darah dimulai dari pengisian formulir, penimbangan berat badan, pemeriksaan hemoglobin, dan pengecekan tekanan darah. Jika semua syarat terpenuhi, barulah pendonor diarahkan ke tempat pengambilan darah yang telah disediakan. ADV

