Sejarah Baru di Kamang Baru: Pembentukan Kelompok Tani Dihadiri DPRD, Semangat Petani Kian Menguat
Redaksi 31.com – Sijunjung – Momentum pembentukan kelompok tani di Kecamatan Kamang Baru semakin bermakna dengan hadirnya anggota DPRD Kabupaten Sijunjung di tengah-tengah para petani (11/4/2026). Kegiatan yang berlangsung pada malam hari pukul 19:30 Wib tersebut tidak hanya menjadi ajang pembentukan kelembagaan, tetapi juga ruang harapan baru bagi para petani untuk maju secara bersama.
Dalam suasana sederhana namun penuh kehangatan, hadir dalam acara tersebut anggota DPRD sijunjung, Ketua BPP Kamang baru, PPL wilayah nagari Kunpar, Gerakan Pemuda Inspiratif Kamang Baru, Kepala Jorong 4 Sungai Talang dan petani yang ada di jorong 4 sungai talang nagari kunangan Parik rantang.
Di tengah proses tersebut, Anggota DPRD Kabupaten Sijunjung Syafri, S.Sos menjadi suntikan semangat tersendiri. Ia hadir langsung, berbaur, dan berdialog dengan para petani, mendengarkan berbagai aspirasi sekaligus memberikan cela dan peluang yang ada bagi kemajuan sektor pertanian.
“Kami sangat mengapresiasi semangat petani yang mau bersatu dalam kelompok. Ini adalah langkah strategis untuk memudahkan pembinaan dan memperjuangkan kebutuhan petani ke depan,” ungkapnya di hadapan para petani.
Sementara itu, Kepala BPP Kamang baru Zulkifli S.ST dalam arahannya menjelaskan bahwa pembentukan kelompok tani harus memenuhi sejumlah syarat, di antaranya memiliki anggota yang jelas, struktur kepengurusan, kesepakatan bersama, serta administrasi yang lengkap. Ia juga menegaskan bahwa kelompok yang telah terbentuk nantinya harus didaftarkan ke dalam sistem Simultan (Sistem Informasi Manajemen Penyuluhan Pertanian) agar diakui secara resmi dan dapat mengakses berbagai program pemerintah.
“Kelompok tani yang terbentuk harus memenuhi persyaratan administrasi dan segera didaftarkan ke Simultan. Dengan terdaftar, kelompok akan lebih mudah mendapatkan pembinaan, bantuan, dan pendampingan secara berkelanjutan,” jelasnya.
Ketua kelompok tani yang baru terpilih Rian, juga menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya atas perhatian yang diberikan. Ia menilai kehadiran anggota DPRD menjadi sejarah tersendiri bagi para petani di daerah tersebut.
“Kami sangat mengapresiasi, ini menjadi sejarah pertama kali dalam pembentukan kelompok tani di tempat kami dihadiri langsung oleh anggota DPRD. Ini menjadi motivasi besar bagi kami untuk lebih semangat dan serius dalam mengembangkan kelompok tani ke depan,” ujarnya.
Para petani pun menyambut hangat kehadiran wakil rakyat dan arahan dari penyuluh tersebut. Mereka merasa diperhatikan dan memiliki harapan baru bahwa setiap persoalan yang dihadapi dapat diperjuangkan melalui jalur kebijakan serta didukung dengan pendampingan yang terarah.
Pembentukan kelompok tani ini tidak hanya menjadi formalitas organisasi, tetapi menjadi tonggak awal kebangkitan petani di Kamang Baru. Dengan adanya pendampingan dari penyuluh pertanian serta dukungan dari DPRD, para petani kini memiliki arah dan kekuatan baru untuk berkembang.
Malam yang sederhana itu pun menjadi saksi lahirnya semangat kolektif petani untuk maju. Sebuah langkah kecil yang diyakini akan membawa perubahan besar bagi kesejahteraan masyarakat pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan di masa mendatang.

