Hardiknas 2025, DPRD Kota Bekasi Desak Pemkot Atasi Krisis Guru SMP
BEKASI – Masalah kekurangan tenaga pengajar masih menjadi sorotan serius di Kota Bekasi, terutama pada jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP). Pada peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2025, kondisi ini menjadi perhatian khusus DPRD Kota Bekasi.
Wakil Ketua DPRD Kota Bekasi, Faisal, mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi agar segera mencari solusi konkret untuk mengatasi persoalan tersebut. Menurutnya, masalah kekurangan guru tidak boleh dibiarkan berlarut-larut, terlebih menjelang target nasional menuju generasi emas 2045.
“Pemerintah harus benar-benar melihat persoalan pendidikan ini. Kita akan menjemput generasi emas 2045. Kekurangan guru di SMP Negeri harus segera dicarikan solusinya,” kata Faisal.
Sebagai solusi jangka pendek, Faisal menyarankan agar Pemkot Bekasi dapat melibatkan mahasiswa sebagai relawan pengajar. Ia menilai skema ini bisa menjadi alternatif sementara sembari menunggu penambahan guru tetap.
“Sementara ini, mungkin bisa melibatkan relawan-relawan dari kalangan mahasiswa yang siap membantu mengajar. Tapi ke depan mereka juga perlu diapresiasi. Pemerintah harus menyiapkan anggarannya dan menjadikan ini prioritas. Ini sudah menjadi kewajiban,” tegasnya.
DPRD menilai, keterlibatan berbagai elemen, termasuk dunia kampus, sangat dibutuhkan dalam menjawab tantangan sektor pendidikan di Kota Bekasi.ADV

