Bekasi

DPRD Ragukan Pemkot Bekasi Selesaikan Pembangunan Infrastruktur 100 Persen

Redaksi31.com – KBRN, Kota Bekasi — Target Pemkot Bekasi menyelesaikan pembangunan infrastruktur hingga 100 persen tahun ini diprediksi sulit tercapai. Pasalnya, waktu tahun anggaran 2025 hanya tersisa satu bulan, sementara realisasi pekerjaan masih berada di bawah 60 persen.

Ketua Komisi II DPRD Kota Bekasi, Latu Har Harry, menyampaikan keraguannya terhadap kemampuan Pemkot menuntaskan target tersebut.
“Dengan sisa waktu yang tinggal satu bulan, sangat sulit mengejar ketertinggalan. Apalagi realisasi pembangunan infrastruktur saat ini masih di bawah 60 persen,” ujarnya, Kamis (20/11/2025).

Ia menegaskan, kondisi ini harus menjadi perhatian serius kepala daerah. Sebab, warga Kota Bekasi menantikan realisasi pembangunan yang menyentuh kebutuhan dasar, seperti perbaikan jalan, saluran air, hingga fasilitas pendukung lainnya.
“Perhatian masyarakat itu wajar. Itu adalah aspirasi mereka kepada pemerintah,” kata Latu Har.

Komisi II DPRD Kota Bekasi memastikan akan terus memperketat pengawasan hingga batas akhir tahun anggaran 2025. Ia juga mengajak masyarakat berpartisipasi aktif memantau setiap proyek pembangunan.
“Pengawasan dari masyarakat sangat diperlukan agar pembangunan berjalan sesuai rencana,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe menjelaskan penyebab utama lambatnya pembangunan adalah sulitnya kontraktor memperoleh bahan baku. Kondisi ini dipicu oleh penutupan sejumlah tambang di Jawa Barat oleh Gubernur.

“Kontraktor terpaksa mencari bahan baku hingga ke luar Jawa Barat, dan itu membuat harga menjadi lebih mahal serta proses pembangunan tersendat,” jelasnya. ADV