DaerahNasionalSumatera BaratWisata

Dukung Program Unggulan Presiden: Tokoh Adat Kamang Baru Siap Hibahkan Lahan untuk Pembangunan Sekolah Rakyat

Redaksi31.Com – Sijunjung – Komitmen masyarakat Sijunjung, di Nagari Kunangan Parik Rantang, Kecamatan Kamang Baru, Kabupaten Sijunjung, dalam mendukung program unggulan Presiden Prabowo Subianto kembali ditunjukkan. Tokoh adat setempat menyatakan kesiapan menghibahkan lahan demi mendukung pembangunan Sekolah Rakyat (SR), program strategis pemerintah yang ditujukan untuk memperluas akses pendidikan bagi masyarakat.

Keseriusan tersebut ditandai dengan dilaksanakannya survei lapangan di kawasan lahan Datuk Jati, Senin (29/6), sebagai salah satu lokasi yang diusulkan untuk pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Sijunjung.

Survei tersebut dihadiri oleh seorang anggota DPRD Kabupaten Sijunjung, perwakilan Dinas Sosial, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), tokoh adat, Sekretaris Nagari Kunangan Parik Rantang, serta didampingi oleh Gerakan Pemuda Inspiratif (GPI) Kamang Baru.

Kunjungan lokasi Datuk Jati di Kenagarian Kunangan Parikrantang

Sekolah Rakyat merupakan salah satu program prioritas pemerintah pusat yang bertujuan meningkatkan akses pendidikan bagi masyarakat. Kabupaten Sijunjung saat ini tengah berupaya menjemput peluang agar menjadi salah satu daerah penerima pembangunan Sekolah Rakyat.

Adapun lokasi yang diusulkan harus memenuhi sejumlah persyaratan, di antaranya memiliki luas lahan 5 hingga 10 hektare, sesuai dengan dokumen Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (KKPR), bebas dari kawasan rawan bencana, berstatus kepemilikan clean and clear, memiliki akses jalan, tersedia jaringan utilitas publik, serta memiliki kontur tanah yang relatif datar dengan kemiringan di bawah 10 persen.

Tokoh adat Nagari Kunangan Parik Rantang, Datuk Jati, menegaskan dukungannya terhadap program tersebut. Bahkan, dirinya menyatakan siap menghibahkan lahan apabila lokasi yang dimiliki memenuhi seluruh persyaratan yang ditetapkan pemerintah.

 “Kami sangat bersyukur apabila program Sekolah Rakyat ini dapat terealisasi di Kamang Baru. Demi kepentingan masyarakat dan kemajuan daerah, kami siap menghibahkan lahan sesuai kebutuhan. Harapan kami, apabila peluang ini terbuka, prosesnya dapat segera direalisasikan,” ujarnya.

Sementara itu, perwakilan Dinas Sosial Kabupaten Sijunjung, Silvia, menjelaskan bahwa survei yang dilakukan merupakan tahap awal dalam proses pengusulan lokasi pembangunan.

Menurutnya, selain kesesuaian teknis lahan, aspek legalitas menjadi syarat utama yang harus dipenuhi.

“Survei ini bertujuan meninjau kelayakan lokasi yang akan diusulkan. Namun, hal terpenting yang harus dipastikan adalah status kepemilikan lahan, termasuk tersedianya sertifikat sebagai bukti legalitas agar usulan dapat diproses lebih lanjut,” jelasnya.

Anggota DPRD Kabupaten Sijunjung, Syafri, menilai pembangunan Sekolah Rakyat akan menjadi titik awal kemajuan kawasan Kamang Baru. Menurutnya, posisi strategis Kamang Baru yang berada di jalur penghubung Sumatera Barat, Riau, dan Jambi akan memberikan dampak besar terhadap pertumbuhan ekonomi dan pembangunan wilayah.

“Kita wajib mendukung program unggulan Presiden ini. Kamang Baru memiliki posisi yang sangat strategis sebagai simpul penghubung tiga wilayah. Apabila Sekolah Rakyat berdiri di sini, saya optimistis daerah ini akan berkembang pesat, baik dari sisi pendidikan, ekonomi maupun pembangunan masyarakat,” katanya.

Hal senada disampaikan Sekretaris Nagari Kunangan Parik Rantang, Ilvendri. Ia menegaskan bahwa pemerintah nagari siap mendukung penuh seluruh tahapan administrasi yang diperlukan demi mempercepat realisasi program tersebut.

“Kami berharap pembangunan Sekolah Rakyat benar-benar dapat terwujud. Pemerintah nagari siap menyiapkan seluruh administrasi dan memberikan dukungan penuh agar program ini segera terealisasi demi kepentingan masyarakat,” ungkapnya.

Menutup kegiatan tersebut, Ketua Gerakan Pemuda Inspiratif (GPI) Kamang Baru, Mustofa, menyatakan komitmen para pemuda untuk mengawal dan mendukung penuh pembangunan Sekolah Rakyat hingga benar-benar terealisasi.

Menurutnya, kehadiran Sekolah Rakyat tidak hanya akan meningkatkan kualitas pendidikan, tetapi juga memberikan dampak nyata terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.

“Kami, pemuda Kamang Baru, siap bersinergi bersama pemerintah dan seluruh elemen masyarakat untuk mengawal percepatan pembangunan Sekolah Rakyat ini. Kami meyakini kehadiran sekolah ini akan menggerakkan ekonomi lokal, membuka peluang usaha, serta menjadi tonggak kemajuan daerah. Sebagai agen kontrol dan agen perubahan, kami mengajak seluruh masyarakat bersatu mendukung program ini demi masa depan Kamang Baru yang lebih maju,” tutup Mustofa.