Bekasi

ekasi Maju, Tapi Belum Merata: DPRD Minta Rutilahu Diprioritaskan

REDAKSI31.COM – Kota Bekasi terus menunjukkan pertumbuhan pesat dan berkembang menjadi kota modern di Provinsi Jawa Barat. Pembangunan infrastruktur pun mengalami kemajuan signifikan, mulai dari peningkatan akses jalan, menjamurnya pusat perbelanjaan, hingga hadirnya sistem transportasi yang semakin terintegrasi.

Namun, di balik kemajuan tersebut, Pemerintah Kota Bekasi masih dihadapkan pada pekerjaan rumah besar, yakni pemerataan pembangunan di seluruh 12 kecamatan.

Anggota Komisi III DPRD Kota Bekasi, Abdul Muin Hafied, menilai ketimpangan ekonomi masih menjadi persoalan serius, meskipun Bekasi berbatasan langsung dengan DKI Jakarta.

“Bekasi ini unik. Ada kawasan seperti Summarecon dan Harapan Indah dengan harga rumah miliaran rupiah, tapi di sekitarnya masih ada wilayah yang kondisi ekonominya memprihatinkan,” ujar Abdul Muin dalam keterangannya, Minggu (22/3/2026).

Berdasarkan pengamatan dan data yang diperolehnya, sejumlah wilayah dinilai perlu mendapat perhatian khusus, di antaranya Harapan Mulya, Kalibaru, hingga Medansatria. Di kawasan tersebut, masih banyak ditemukan rumah dengan kondisi kurang layak huni.

Menurutnya, kondisi ini menjadi tanggung jawab Pemerintah Kota Bekasi untuk lebih serius menjalankan program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu).

“Program Rutilahu harus diperhatikan serius. Jangan sampai pembangunan hanya terlihat megah di satu sisi, sementara di sisi lain masih banyak warga tinggal dalam kondisi kurang layak,” tegasnya.

Ia pun berharap slogan “Bekasi Keren” tidak sekadar menjadi jargon, melainkan benar-benar diwujudkan melalui kebijakan yang berpihak kepada masyarakat.

“Persoalan ekonomi jangan sampai terabaikan. Kalau tidak ditangani serius, bisa menimbulkan persoalan baru,” tandasnya. ADV