Silaturahmi Kader HMI Sijunjung di Bulan Ramadhan, Perkuat Peran Organisasi dan Hidupkan Tradisi Intelektual
REDAKSI31.COM , Muaro Sijunjung – Momentum bulan suci Ramadhan dimanfaatkan kader dan alumni Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) di Kabupaten Sijunjung untuk kembali merajut kebersamaan serta menghidupkan semangat intelektual organisasi. Hal itu terlihat dalam kegiatan Silaturahmi Tingkat Eskalator Kader HMI Selingkup Kabupaten Sijunjung yang dirangkai dengan buka puasa bersama di kediaman Yunda Nurmisbah, Perumnas Ipuh Blok K No.10, Muaro Sijunjung, (13/3/2026).
Kegiatan ini dihadiri oleh Koordinator Presidium Majelis Daerah Korps Alumni HMI (MD KAHMI) Sijunjung, Kakanda Asriben beserta jajaran MD KAHMI, Ketua Umum HMI Cabang Sijunjung Budi Warman, kader HMI Cabang Sijunjung, serta sejumlah alumni HMI dari berbagai cabang di Sumatera Barat yang berdomisili di Kabupaten Sijunjung.
Acara secara resmi dibuka oleh Sekretaris MD KAHMI Sijunjung, Kanda Aris Supratman. Dalam sambutannya ia menegaskan bahwa Ramadhan tidak hanya menjadi ruang ibadah, tetapi juga momentum memperkuat ukhuwah serta konsolidasi kader dan alumni HMI di daerah.
Silaturahmi tersebut tidak sekadar menjadi agenda buka puasa bersama, tetapi juga menjadi ruang refleksi dan konsolidasi untuk menghidupkan kembali peran HMI sebagai organisasi kader yang dikenal melahirkan banyak tokoh intelektual di tengah masyarakat.
Koordinator Presidium MD KAHMI Sijunjung, Kakanda Asriben, menegaskan bahwa pertemuan ini harus menjadi titik awal kebangkitan kembali peran HMI di Kabupaten Sijunjung, terutama dalam memperkuat tradisi intelektual di kalangan kader.
Menurutnya, HMI tidak boleh kehilangan identitasnya sebagai organisasi yang tumbuh dari gagasan, diskusi, dan pemikiran kritis para kadernya.
“Silaturahmi ini bukan hanya mempertemukan kader dan alumni, tetapi juga menjadi langkah awal untuk kembali menghidupkan budaya dialog dan diskusi di tubuh HMI. Dari ruang-ruang diskusi itulah lahir gagasan, pemikiran, serta kader-kader intelektual yang mampu berkontribusi bagi masyarakat dan daerah,” tegas Asriben.
Ia juga menekankan bahwa kader HMI harus terus hadir sebagai motor penggerak perubahan sosial dengan membawa nilai keislaman, keilmuan, serta kepedulian terhadap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.
Pertemuan yang berlangsung dalam suasana penuh keakraban itu menjadi pengingat bahwa HMI bukan sekadar organisasi kemahasiswaan, tetapi juga ruang pembinaan intelektual dan kepemimpinan yang telah melahirkan banyak tokoh bangsa.
Melalui momentum Ramadhan ini, kader dan alumni HMI di Kabupaten Sijunjung berharap silaturahmi tersebut menjadi awal kebangkitan kembali tradisi intelektual, budaya diskusi, serta penguatan peran HMI dalam membangun kesadaran sosial dan pemikiran kritis di tengah masyarakat.

