Soroti Dana Hibah Rp100 Juta, DPRD Minta Fokus ke Pengentasan Kemiskinan
REDAKSI31.COM – Anggota Komisi III DPRD Kota Bekasi, Abdul Muin Hafied, mendorong Pemerintah Kota Bekasi untuk memprioritaskan penyerapan lapangan kerja, serta memastikan akses pendidikan dan layanan kesehatan yang terjangkau bagi masyarakat.
Menurutnya, sejumlah aspek tersebut menjadi kunci dalam meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul di Kota Bekasi.
Ia menilai, pesatnya pembangunan kota tidak serta-merta menghapus pekerjaan rumah (PR) lainnya, terutama dalam hal peningkatan kualitas SDM serta pemerataan akses pendidikan dan kesehatan.
“Lapangan pekerjaan juga harus menjadi perhatian serius. Jangan sampai persoalan ekonomi ini menimbulkan dampak sosial yang lebih luas,” tegas Abdul Muin dalam keterangannya, Minggu (22/3/2026).
Selain itu, ia juga menyoroti program dana hibah sebesar Rp100 juta untuk lingkungan RT/RW. Menurutnya, program tersebut merupakan terobosan yang baik, namun harus digunakan secara tepat sasaran sesuai dengan kebutuhan pembangunan di masing-masing wilayah.
Meski demikian, Abdul Muin mengingatkan agar Pemerintah Kota Bekasi tidak menjadikan program tersebut sebagai indikator utama kemajuan suatu daerah.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari infrastruktur fisik seperti gedung tinggi atau jalan yang lebar, tetapi dari sejauh mana kesejahteraan masyarakat dapat dirasakan secara merata, baik di kawasan elite maupun wilayah pinggiran.
“Rp100 juta itu program RT/RW. Tapi pengentasan kemiskinan dan penyediaan lapangan kerja harus mendapat perhatian yang lebih besar lagi,” tandasnya. ADV

