Viral! Wartawan Media Online Purwakarta Ditolak Saat Open House Idul Fitri di Rumah Wakil Bupati
*Viral! Wartawan Media Online Purwakarta Ditolak Saat Open House Idul Fitri di Rumah Wakil Bupati*
Purwakarta – Sejumlah wartawan media online lokal di Purwakarta mengalami penolakan saat hendak bersilaturahmi dalam acara open house Hari Raya Idul Fitri 1446 H di rumah pribadi Wakil Bupati Purwakarta, Abang Ijo Hapidin, yang berlokasi di lingkungan Hotel Harper Purwakarta. Insiden ini menjadi viral di media sosial setelah petugas Satpol PP yang berjaga menyebut bahwa mereka hanya menjalankan perintah atasan.
Seorang wartawan yang hadir di lokasi mengungkapkan bahwa kedatangan mereka semata-mata untuk bersilaturahmi dalam suasana Lebaran, seperti tamu lainnya. Namun, mereka justru tidak diperbolehkan masuk. “Kami datang dalam rangka Idul Fitri, ingin bersilaturahmi seperti warga lainnya, tapi malah ditolak. Ketika kami tanyakan alasannya, petugas mengatakan ini perintah dari atasan,” ujar salah satu wartawan yang enggan disebutkan namanya.
Insiden ini memicu reaksi keras dari komunitas jurnalis di Purwakarta. Ketua salah satu organisasi wartawan menilai tindakan tersebut sebagai bentuk pembatasan yang tidak seharusnya terjadi, terlebih dalam momen Lebaran yang identik dengan kebersamaan dan keterbukaan. “Open house seharusnya terbuka bagi semua lapisan masyarakat, termasuk insan pers. Jika benar ada larangan khusus bagi wartawan, tentu ini patut dipertanyakan,” ujarnya.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada pernyataan resmi dari Wakil Bupati Purwakarta, Abang Ijo Hapidin, terkait alasan di balik penolakan tersebut. Sementara itu, peristiwa ini terus menjadi perbincangan di media sosial, dengan banyak pihak yang mempertanyakan apakah kebijakan ini merupakan bentuk diskriminasi terhadap jurnalis lokal.
Kasus ini kembali menyoroti pentingnya keterbukaan komunikasi antara pemerintah dan insan pers, serta perlunya penghormatan terhadap kebebasan jurnalistik, terutama dalam momen penting seperti Hari Raya Idul Fitri.

