Lainnya

Wali Kota Bekasi Tegaskan Penataan Pasar Baru Demi Kepentingan Bersama, Pedagang Diminta Dukung Kebijakan

REDAKSI31.COM – KOTA BEKASI . Pemerintah Kota Bekasi terus melanjutkan program penataan kawasan Pasar Baru dan Jalan Ir. H. Juanda sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan perdagangan yang lebih tertib, aman, dan nyaman bagi masyarakat. Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, mengajak seluruh pedagang untuk mendukung dan mematuhi kebijakan yang telah disusun demi terciptanya kawasan usaha yang lebih teratur dan berkelanjutan.

Penataan yang dilakukan tidak bertujuan membatasi aktivitas ekonomi masyarakat, melainkan memberikan solusi agar kegiatan perdagangan dapat berlangsung secara lebih baik tanpa mengganggu fungsi fasilitas umum. Para pedagang yang sebelumnya berjualan di trotoar maupun badan jalan telah diberikan kesempatan untuk menempati lokasi yang tersedia di dalam area pasar.

Menurut Tri Adhianto, langkah tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam menjaga keseimbangan antara kepentingan pedagang dan hak masyarakat untuk menikmati ruang publik yang tertata dengan baik.

Pemerintah Kota Bekasi telah menyediakan tempat berdagang yang layak di dalam pasar sehingga para pedagang tetap dapat menjalankan usahanya dengan nyaman. Dengan demikian, aktivitas ekonomi tetap berjalan, sementara fungsi jalan, trotoar, dan fasilitas umum lainnya dapat digunakan sesuai peruntukannya.

Tri menegaskan bahwa kebijakan penataan kawasan Pasar Baru dibuat untuk kepentingan masyarakat secara luas. Oleh karena itu, seluruh pihak diharapkan dapat menghormati dan mendukung aturan yang telah ditetapkan bersama demi terciptanya lingkungan kota yang lebih baik.

Ia juga mengingatkan agar tidak ada pihak maupun kelompok tertentu yang melakukan tindakan yang berpotensi menghambat proses penataan yang sedang berlangsung. Menurutnya, keberhasilan program ini membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat agar tujuan yang telah direncanakan dapat tercapai secara optimal.

Selain melakukan penataan terhadap aktivitas perdagangan, Pemerintah Kota Bekasi juga melaksanakan berbagai pembenahan infrastruktur pendukung di kawasan tersebut. Sejumlah pekerjaan yang dilakukan antara lain perbaikan trotoar, pembenahan saluran drainase, peningkatan penerangan jalan, serta penataan lingkungan pasar secara menyeluruh.

Langkah-langkah tersebut diharapkan mampu mengubah wajah Pasar Baru yang selama bertahun-tahun dikenal padat dan kurang tertata menjadi kawasan perdagangan yang lebih rapi, nyaman, aman, dan representatif bagi pedagang maupun masyarakat.

Melalui penataan yang terintegrasi antara pengelolaan aktivitas perdagangan dan perbaikan infrastruktur, Pemerintah Kota Bekasi optimistis kawasan Pasar Baru dapat berkembang menjadi pusat ekonomi yang lebih tertib serta memberikan manfaat yang lebih besar bagi seluruh warga Kota Bekasi.

(ADV)