DPD LSM LIRA Kota Bekasi Serukan Dukungan untuk Cawalkot yang Siap Gratiskan Seragam Sekolah
Kota Bekasi – Menjelang Pilkada serentak 2024 yang tinggal menghitung hari, suasana politik di Kota Bekasi semakin dinamis. Di tengah hiruk-pikuk ini, LSM LIRA Kota Bekasi melalui ketuanya, Indra Lesmana, mengajak warga untuk mendukung calon wali kota yang berani mengusung program penggratisan seragam sekolah. Menurut Lesmana, hingga kini belum ada pasangan calon (Paslon) yang secara tegas menyatakan komitmen terhadap program tersebut.
“Jika ada Paslon yang berani menggratiskan seragam sekolah, mari kita dukung bersama-sama,” ujar Lesmana dalam acara diskusi di salah satu kafe pada Rabu, 20 November 2024.
Lesmana menjelaskan bahwa penggratisan seragam sekolah merupakan langkah realistis. Berdasarkan perhitungan, daya tampung siswa SD dan SMP negeri di Kota Bekasi pada tahun ajaran 2024 mencapai sekitar 38.900 siswa. Dengan biaya rata-rata Rp 1,8 juta untuk lima setel seragam per siswa, total anggaran yang dibutuhkan diperkirakan mencapai Rp 70 miliar.
“Dengan APBD perubahan tahun ini yang mencapai Rp 6,9 triliun, saya rasa angka tersebut sangat masuk akal untuk direalisasikan. Pemerintah Kota Bekasi pasti mampu mewujudkan program ini jika ada kemauan politik,” tegasnya.
Lesmana juga menyoroti kondisi ekonomi masyarakat yang sedang sulit. Ia percaya bahwa program seragam sekolah gratis akan menjadi angin segar bagi banyak keluarga di Kota Bekasi.
“Saat ini banyak warga yang sedang mengalami kesulitan ekonomi. Jika ada Paslon yang menjadikan ini sebagai visi, saya yakin mereka akan mendapatkan dukungan penuh dari masyarakat,” tutup Lesmana.
Dampak Sosial Program
Program seragam sekolah gratis tidak hanya meringankan beban finansial keluarga, tetapi juga meningkatkan partisipasi pendidikan di sekolah negeri. Dukungan dari masyarakat terhadap Paslon yang menawarkan kebijakan ini diyakini akan semakin menguat seiring dengan kebutuhan nyata masyarakat.

