BekasiLainnya

Wali Kota Bekasi Minta Evaluasi Presensi Mobile, Pastikan Pegawai Tak Dirugikan karena Kendala Teknis

REDAKSI31.COM – KOTA BEKASI . Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, melakukan evaluasi terhadap laporan ketidakhadiran ratusan pegawai saat apel rutin yang digelar pada Senin pagi. Usai kegiatan olahraga bersama (sparko) di Plaza Pemerintah Kota Bekasi, Selasa (23/6/2026), Tri mengumpulkan para pegawai untuk mendengar langsung berbagai kendala yang menyebabkan kehadiran mereka tidak tercatat dalam sistem presensi mobile.

Menurut Tri, evaluasi tersebut tidak semata-mata berfokus pada jumlah pegawai yang tercatat tidak hadir, melainkan untuk memastikan apakah terdapat hambatan teknis maupun administratif yang membuat pegawai tidak terdata meski sedang menjalankan tugas.

Ia menjelaskan bahwa sejumlah faktor menjadi penyebab tidak tercatatnya kehadiran pegawai, mulai dari kendala akses aplikasi presensi mobile, kesalahan saat melakukan klik yang berujung pada status izin, tidak membawa telepon genggam, hingga kondisi darurat seperti merawat anak, pasangan, atau anggota keluarga yang sedang sakit.

Tri menegaskan bahwa apel pagi hanya dilaksanakan satu kali setiap pekan sehingga seluruh pegawai diharapkan dapat hadir apabila tidak sedang menjalankan tugas kedinasan di luar kantor atau memiliki alasan lain yang dapat dipertanggungjawabkan.

Meski memberikan ruang toleransi bagi pegawai yang memiliki alasan jelas, seperti dinas luar maupun kondisi keluarga yang mendesak, ia mengingatkan bahwa sistem presensi belum tentu mampu mengakomodasi seluruh kondisi tersebut secara otomatis. Oleh sebab itu, pegawai diminta untuk menyampaikan laporan dan klarifikasi kepada pimpinan agar situasi yang sebenarnya dapat diketahui.

Selain memastikan tidak ada pegawai yang dirugikan akibat kendala sistem, Wali Kota Bekasi juga kembali menekankan pentingnya disiplin aparatur sipil negara dalam menjalankan kewajiban, termasuk mengikuti apel sebagai bagian dari budaya kerja di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi.

Melalui evaluasi ini, Pemerintah Kota Bekasi berharap disiplin pegawai terus meningkat seiring dengan perbaikan sistem presensi yang lebih akurat dan mampu mengakomodasi berbagai kondisi di lapangan, sehingga penilaian kehadiran dapat dilakukan secara lebih adil dan tepat.

(ADV)